Wali Setan (Cerpen)
Wali Setan…. Awas Wali Setan..!! Tulisan yang ada di pamplet itu membuatku merinding. Bagaimana tidak, dalam pamplet tersebut dicantumkan photo berwarna seorang pemuda berwajah bersih dan bertampang innocent yang tersenyum manis. Mungkinkah ia seorang wali setan yang setiap mukmin diwajibkan memeranginya? Ah, bukankah penampilan bisa saja menipu, karena tidak sedikit orang yang berwajah senyum ternyata adalah koruptor ulung. But, tunggu sebentar, semestinya aku tidak langsung berburuk sangka kepadanya, karena prasangka yang buruk menunjukkan keadaan hati yang buruk, aku harus menjaga hatiku, Allah melarang hamba-Nya berburuk sangka, bisa-bisa aku yang terkena laknat Allah, Aúdzubillah. Entah kenapa hatiku merasa tidak enak, perasaan takut kepada Allah tiba-tiba merasuki relungnya.